Bahagia Bersama Ramadhan (6)

Bahagia saat makan sahur di bulan Ramadhan

Sahur bukanlah pengganti makan malam hari, dan bukan pula bagian dari sarapan pagi, namun sahur merupakan waktu yang penuh berkah dan maghfirah, ia merupakan waktu dan saat-saat doa diijabah oleh Allah SWT. karena itu bagi setiap muslim hendaknya mengisi waktu-waktu tersebut dengan kebaikan dan doa, shalat dan permohonan. sebagaimana ciri orang-orang yang bertaqwa adalah yang senantiasa pada saat sahur beristghfar (mohon ampun) kepada Allah SWT.

Adapun makan di waktu sahur merupakan salah satu dari agenda mempersiapkan diri untuk berpuasa disiang hari. Karena itu Rasulullah saw menganjurkan untuk makan dan minum pada waktu yang penuh berkah itu. Rasulullah saw bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah, karena dalam sahur itu ada berkah.” (Muttafaq alaih)

تسحروا فنعم غذاء المسلم ، تسحروا فإن الله يصلي على المتسحرين ، تسحروا ولو بشق تمرة ، ولو بكسرة

“Makan Sahurlah karena ia merupakan makanan yang paling nikmat, maka sahurlah karena Allah SWT selalu bersama-sama orang-orang yang makan sahur walau hanya dengan sebiji kurma atau setengahnya.” (Ahmad)

Nabi saw juga bersabda:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : « اللهم صل على المتسحرين » قال عبادة : وكان يقال : تسحروا ولو بماء فإنه كان يقال : إنها أكلة بركة

Bahwa Rasullah saw bersabda: “Ya Allah berilah kebaikan bagi orang-orang yang makan sahur”. Ubadah berkata: bahwa nabi saw pernah bersabda: “Sahur merupakan makanan penuh keberkahan”. (Hadits-hadits Ahad dan matasani Abu Ashim)

Nabi juga bersabda:

تسحروا فإن في السحور بركة ذكر مغفرة جل وعلا واستغفار الملائكة للمتسحرين

“Maka Sahurlah, karena dalam waktu sahru penuh keberkahan, dzikir ampun dan istighfar para malaikat senantiasa mengiringi bagi orang yang sahur”. (Ibnu Hibban)

Dan sunnah sahur adalah dita’khirkan:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”تَسَحَّرُوا مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ”وَكَانَ يَقُولُ:”هُوَ الْغَدَاءُ الْمُبَارَكُ

Nabi saw bersabda: ”Makan sahurlah di akhir waktu malam, dan beliau juga bersabda: “Ia merupakan makanan yang penuh berkah”. (Mu’jam al-kabir Thabrani)

ثَلاثَةٌ يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ تَعْجِيلُ الْفِطْرِ وَتَأْخِيرُ السُّحُورِ وَضَرْبُ الْيَدَيْنِ أَحَدِهِمَا بِالأُخْرَى فِي الصَّلاةِ

“Tiga perkara yang sangat dicintai Allah: menyegerakan buka, mengakhirkan sahur, meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam shalat.” (HR Thabrani).

Adapun berapa lama waktu sahur adalah sekitar tilawah Al-Qur’an sebanyak 50-60 ayat

Dari Zaid bin Tsabit berkata:

أنهم تسحروا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم خرجوا إلى الصلاة » قال : قلت : كم كان بين ذلك ؟ قال : قدر قراءة خمسين آية أو ستين آية

“Saat kami sahur bersama Rasulullah saw kami bangkit untuk menunaikan shalat, saya berkata: Berapa jeda antara keduanya, dia berkata: 50 ayat.” (Muslim)

Dan makanan terbaik saat sahur adalah yang manis-manis, terutama kurma. Nabi saw bersabda:

نِعْمَ سَحُورُ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ

“Sebaik-baik sahur adalah tamar (Kurma).” (Ibnu Hibban dan di shahihkan oleh Al-Albani)

Apabila Rasulullah Saw. mengundang para sahabat untuk makan sahur, beliau selalu bersabda:

“Marilah makan makanan yang penuh berkah ini bersama-sama denganku.”

Dalam sebuah hadits juga disebutkan :

“Bersahurlah sehingga engkau mendapat kekuatan dalam puasamu. Dan tidurlah setelah tengah hari untuk membantumu bangun pada akhir malam (untuk beribadah).”

Dalam berbagai riwayat, Rasulullah Saw. sering memberikan dorongan untuk makan sahur, sehingga beliau bersabda,

“Jika tidak ada apa-apa, maka bersahurlah walaupun dengan sebiji kurma atau seteguk air.”

Demikianlah beberapa hadits nabi saw berkaitan dengan makan sahur. Walaupun dari kebanyakan masyarakat merasa berat melaksanakannya, karena harus bangun malam, lalu makan dalam keadaan mengantuk, atau ada juga yang masih merasa kenyang, masih letih, dan lain sebagainya, menjadikan alasan beratnya melaksanakan makan sahur.

Padahal dalam makan sahur selain dapat memberikan kekuatan dan daya tahan tubuh pada saat berpuasa di siang hari, juga di dalamnya terdapat pahala, doa, berkah dan keistimewaan, terdapat di dalamnya kunci kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat, terdapat di dalamnya keberkahan dalam meraih ridha Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah saw. sebagaimana di dalamnya juga terdapat ciri khas umat nabi Muhammad saw dan ciri khas ketaatan hamba-hamba Allah.

Dan nabi saw juga mendoakan keberkahan bagi orang makan sahur, sebagaimana yang diriwayatkan oleh imam Thabrani dalam mu’jamnya dan imam Al-Bahili dengan redaksi yang lebih lengkap. Nabi bersabda:

اللهم بارك لأمتي في سحورها ، تسحروا ولو بشربة من ماء ، ولو بتمرة ، ولو بحبات زبيب ، فإن الملائكة تصلي عليكم

“Ya Allah, berkahilah umat dalam sahurnya, makan sahurlah walau hanya dengan seteguk air atau sepotong kurma atau sebiji kismis, karena para malaikat ikut mendoakan kalian”. (Thabrani)

اللهم بارك لأمتى فى سحورها اللهم بارك لأمتى فى سحورها اللهم بارك لأمتى فى سحورها ولو بشربة من ماء تسحروا ولو بحبات زبيب فإن الملائكة تصلى عليكم

“Ya Allah, berkahilah umat dalam sahurnya, Ya Allah, berkahilah umat dalam sahurnya, Ya Allah, berkahilah umat dalam sahurnya, makan sahurlah walau hanya dengan seteguk air atau sepotong kurma atau sebiji kismis, karena para malaikat ikut mendoakan kalian”. (Al-Bahily)

Begitu indahnya ajaran Islam, tidak ada waktu yang tersia-siakan, semuanya telah disediakan oleh Allah untuk diberikan kepada hamba-hamba-Nya dalam meraih kebahagiaan hidup walaupun hanya dengan makan sahur.

Abu Ahmad
http://www.al-ikhwan.net

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: